Sabtu, 8 November 2025 19:43 WITA

BNN, Polisi, Seniman, dan Pelajar Bersatu di Festival Musik Anti Narkoba

Sabtu, 8 November 2025 19:43 WITA

ZONAKALTIM.ID, SANGATTA – Pendekatan pencegahan narkoba di Kutai Timur (Kutim) kini dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor. Hal itu terlihat dalam gelaran Festival Musik Anti Narkoba, yang mempertemukan aparat penegak hukum, komunitas seni, pemerintah daerah, dan pelajar dalam satu panggung kampanye sosial.

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kutim, Padliyansyah, menyatakan, kampanye melawan narkoba membutuhkan kerja sama luas agar pesan dapat tersampaikan secara efektif. “Anak muda membutuhkan ruang ekspresi. Melalui musik, pesan anti narkoba lebih mudah diterima dan dipahami,” katanya.

Festival berlangsung selama tiga hari dengan rangkaian kegiatan edukatif, hiburan, dan dialog publik. BNN Kutim dan kepolisian menjadi narasumber utama dalam sesi penyuluhan mengenai bahaya narkoba, pola peredaran, hingga dampaknya terhadap karier, kesehatan mental, dan masa depan generasi muda.

Sementara itu, komunitas seni Bengalon terlibat sebagai pengisi acara melalui parade musik akustik, penampilan band, hingga pementasan seni bertema kampanye sosial. Kegiatan “Musisi Bicara Bahaya Narkoba” menjadi ruang refleksi bersama ketika musisi lokal mengisahkan pengalaman mereka menemukan dampak narkoba dalam lingkungan sosial. “Musisi punya pengaruh kuat. Ketika pesan datang dari idola anak muda, efeknya jauh lebih kuat,” jelas Padliyansyah.

Kolaborasi ini menjadikan festival bukan hanya wadah seni, tetapi juga forum kampanye yang menyatukan seluruh elemen masyarakat. Pelajar terlibat aktif dalam lomba band dan diskusi publik, sementara aparat kepolisian dan BNN memberikan informasi pendekatan hukum dan dampak peredaran narkoba di kalangan remaja.

Menurut pemerintah, strategi kampanye seperti ini lebih efektif karena menyentuh aspek psikologis dan sosial anak muda. Tidak ada suasana menggurui; pesan disampaikan secara kreatif dan komunikatif.

Festival ini menjadi contoh kolaborasi ideal dalam pencegahan narkoba di tingkat kecamatan. Pemerintah berencana mereplikasi model kampanye ini ke kecamatan lain sebagai bagian dari gerakan besar melawan narkoba di Kutim. (adv/diskominfokutim/prb)