Senin, 10 November 2025 20:03 WITA

Dinsos Kutim Jalankan Program Sosial Berkelanjutan, Cegah Penanganan Bersifat Insidental

Senin, 10 November 2025 20:03 WITA

ZONAKALTIM.ID, SANGATTA – Dinas Sosial Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menegaskan bahwa penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) tidak boleh dilakukan secara insidental, tetapi harus melalui program yang berkelanjutan dan sistematis.

Kepala Dinas Sosial Kutim, Ernata Hadi Sujito, mengatakan, pendekatan jangka panjang menjadi kunci dalam memastikan kesejahteraan masyarakat benar-benar meningkat. “Kita tangani secara bersama-sama karena memang itu tupoksi Dinas Sosial,” ujarnya.

Dinsos Kutim mencatat, terdapat 26 kategori PMKS yang menjadi tanggung jawab pihaknya, termasuk penyandang disabilitas, korban kekerasan, anak jalanan, lansia, dan masyarakat miskin. “26 penyandang masalah kesejahteraan sosial termasuk hal itu tadi persoalan penyandang disabilitas dan kemiskinan, kita laksanakan bersama-sama dari mulai awal tahun sampai akhir tahun,” jelas Ernata.

Ia menekankan, pelaksanaan program akan dilakukan secara terintegrasi dan menyeluruh. Setiap kegiatan tidak hanya fokus pada penyaluran bantuan, tetapi juga mencakup pemberdayaan dan pendampingan sosial agar masyarakat dapat keluar dari situasi rentan.

Menurut Ernata, penanganan yang berkelanjutan juga menjadi upaya mencegah munculnya kasus sosial baru akibat keterbatasan akses dan fasilitas. “Kalau kita hanya bersifat insidental, masalahnya bisa muncul lagi. Makanya perlu dilakukan secara terus-menerus,” tambahnya.

Dengan strategi ini, Dinas Sosial Kutim berharap dapat memperkuat sistem perlindungan sosial daerah dan menumbuhkan partisipasi masyarakat dalam membantu sesama. Pemerintah daerah pun berkomitmen menjaga kesinambungan program hingga seluruh kelompok rentan di Kutai Timur dapat merasakan manfaatnya secara nyata. (adv/diskominfokutim/prb)