Selasa, 11 November 2025 20:12 WITA

Pemerintah Kawal Ketat SPHP di Kutim: Harga Dijaga, Kualitas Tidak Boleh Berubah

Selasa, 11 November 2025 20:12 WITA

ZONAKALTIM.ID, SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memastikan, pengawasan terhadap beras Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) tidak hanya fokus pada harga, tetapi juga pada kualitas dan keaslian barang. Hal ini dilakukan untuk menjaga kepercayaan masyarakat yang semakin bergantung pada SPHP sebagai alternatif beras terjangkau.

Pejabat Fungsional Pengawas Perdagangan Ahli Muda Disperindag Kutim, Achmad Dony Erviady, menyebut, beberapa titik penjualan menjual SPHP di bawah HET. “Pedagang banyak yang menjual di bawah HET karena perputaran barangnya cepat,” ujarnya.

Selain harga, Disperindag juga memantau agar SPHP tidak dicampur atau dijual kembali sebagai beras premium. Pemerintah ingin memastikan, SPHP yang dibeli masyarakat benar-benar sesuai standar program nasional.

Dony menambahkan, permintaan tinggi dari UMKM menjadi salah satu pendorong penyerapan SPHP. Warung makan, penjual nasi goreng, dan usaha kuliner lainnya membeli SPHP karena kualitasnya dinilai cukup baik untuk konsumsi harian.

Sebanyak 28 pedagang SPHP di dua pasar utama di Sangatta dipantau secara rutin. Pemerintah memastikan stok tidak menipis menjelang Natal dan Tahun Baru, saat kebutuhan cenderung meningkat.

“Selama SPHP tersedia dan harganya terjaga, stabilitas pasar bisa dikendalikan,” tegas Dony.

Pengawasan menyeluruh ini menjadi langkah strategis agar SPHP tetap dipercaya masyarakat sebagai beras murah tetapi berkualitas. (adv/diskominfokutim/prb)