Rabu, 12 November 2025 20:17 WITA

Dinkes Kutim Gunakan Dashboard Digital untuk Kejar 100 Persen Capaian SPM Kesehatan

Rabu, 12 November 2025 20:17 WITA

ZONAKALTIM.ID, SANGATTA – Dalam upaya mewujudkan sistem pelayanan kesehatan yang modern dan akuntabel, Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kini memanfaatkan dashboard digital SPM untuk memantau realisasi capaian 12 Standar Pelayanan Minimal (SPM) kesehatan di seluruh wilayah. Langkah ini menjadi inovasi baru dalam tata kelola data dan pengawasan program kesehatan daerah.

Kepala Dinas Kesehatan Kutim, Sumarno, mengatakan, SPM menjadi indikator utama kinerja daerah di sektor kesehatan. “Semua indikator ini harus tercapai 100 persen karena menyangkut pelayanan dasar yang wajib diberikan pemerintah,” ujarnya.

SPM kesehatan mencakup berbagai aspek pelayanan, mulai dari kesehatan ibu dan anak, imunisasi, gizi, penanggulangan penyakit menular seperti TBC dan HIV, hingga kesehatan lingkungan.

Untuk mempercepat pencapaian target, Dinkes Kutim melakukan integrasi lintas program dan meluncurkan sistem pelaporan berbasis digital yang memungkinkan setiap puskesmas melaporkan capaian mereka secara langsung. “Kita sudah punya dashboard data SPM yang terhubung dengan puskesmas. Dari sana terlihat mana yang sudah optimal dan mana yang perlu ditingkatkan,” jelas Sumarno.

Inovasi digital ini memungkinkan pengawasan yang lebih cepat dan responsif, sekaligus meningkatkan efisiensi pelaporan. “Kalau dulu laporan manual memakan waktu berminggu-minggu, sekarang bisa dipantau harian. Ini juga memperkuat akuntabilitas,” ujarnya.

Beberapa indikator seperti imunisasi dan pelayanan persalinan disebut sudah hampir mencapai 100 persen. Tantangan tersisa berada di daerah terpencil, di mana mobilitas tenaga kesehatan masih terbatas.

“Target 2025 adalah seluruh SPM tercapai penuh. Ini bukan soal angka, tapi bukti komitmen pemerintah untuk memastikan semua warga Kutim mendapat layanan kesehatan yang layak,” tegas Sumarno.

Dengan pendekatan berbasis data dan teknologi, Kutim kini menjadi salah satu daerah yang paling progresif dalam reformasi manajemen pelayanan kesehatan di Kalimantan Timur. (adv/diskominfokutim/prb)