Sabtu, 15 November 2025 20:48 WITA

Tiga Kali Tanam, Kutim Semakin Dekat pada Kemandirian Beras Berkat Alsintan Modern

Sabtu, 15 November 2025 20:48 WITA

ZONAKALTIM.ID, SANGATTA – Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mulai melihat harapan baru menuju kemandirian beras setelah sejumlah kawasan pertanian berhasil menanam padi tiga kali setahun. Capaian ini menjadi lompatan besar mengingat sebelumnya petani Kutim hanya mampu menanam satu kali karena keterbatasan air dan lambatnya proses pengolahan lahan.

Kepala DTPHP Kutim, Dyah Ratnaningrum, mengatakan, keberhasilan tersebut terjadi di beberapa kecamatan dengan akses air memadai seperti Kaubun, Kombeng, dan Long Mesangat. “Tahun ini, untuk pertama kalinya petani di beberapa titik bisa tanam padi tiga kali. Ini capaian besar bagi Kutim,” ujarnya.

Dyah menjelaskan, modernisasi alat dan mesin pertanian berperan besar dalam mempercepat siklus tanam. Combine harvester, traktor modern, dan mesin tanam memungkinkan petani masuk ke musim tanam berikutnya tanpa menunggu lama. “Waktu olah lahan yang lebih cepat membuat petani bisa segera menanam setelah panen. Ini faktor krusial untuk mencapai tiga musim tanam,” jelasnya.

Selain alsintan darat, teknologi drone penyemprotan menjadi faktor pendorong efisiensi. Drone bantuan Bank Indonesia mampu menyemprot satu hektare dalam waktu singkat sehingga proses perawatan tidak lagi menghambat jadwal tanam.
Dyah menilai keberhasilan tanam tiga kali ini dapat menjadi fondasi menuju peningkatan produksi beras lokal. Meski Kutim belum bisa swasembada, kenaikan produktivitas dapat memperkecil ketergantungan pada pasokan luar daerah. “Kita mungkin belum swasembada, tapi gap kebutuhan bisa semakin mengecil,” katanya.

Ketersediaan air tetap menjadi tantangan terbesar. Pemerintah menyiapkan upaya pemetaan irigasi dan optimalisasi sumber air agar kawasan lain juga dapat mengikuti pola tanam cepat ini.

“Modernisasi alat sudah terbukti berhasil. Tantangan ke depan adalah memastikan air tersedia. Jika dua hal ini berjalan seimbang, produktivitas padi Kutim akan terus naik,” tutup Dyah. (adv/diskominfokutim/prb)