Senin, 17 November 2025 21:08 WITA

Kutim Hadapi Tantangan Data dan Lahan dalam Persiapan Sekolah Rakyat Kemensos

Senin, 17 November 2025 21:08 WITA

ZONAKALTIM.ID, KUTAI TIMUR – Persiapan program Sekolah Rakyat (SR) di Kutai Timur hingga kini masih menghadapi sejumlah tantangan fundamental, mulai dari verifikasi data calon peserta hingga penetapan lokasi pembangunan sekolah.

Kepala Dinsos Kutim, Ernata Hadi Sujito, menyebut 15 ribu anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem telah didata sebagai calon peserta. Namun, angka tersebut belum final. “15 ribu itu akan kita verifikasi, apakah mereka semuanya bersedia disitu,” jelasnya.

Menurut Ernata, verifikasi diperlukan karena tidak semua keluarga bersedia menitipkan anaknya di fasilitas sekolah berasrama, meskipun seluruh kebutuhan ditanggung pemerintah. “Itu semua akan dikembalikan pada orang tua siswa,” ujarnya.

Selain data, tantangan lain adalah kesiapan lahan. Pemkab Kutim telah menyiapkan lima hektare di Jalan Simono, tetapi lahan tersebut harus melewati kajian teknis dari PUPR, Dinas Perumahan, BPKAD, dan BPN. Setelah itu, barulah usulan dikirim ke Kemensos.

Program SR mengintegrasikan jenjang pendidikan SD hingga SMA dalam satu kompleks. Pemerintah pusat menyediakan fasilitas lengkap, termasuk ruang kelas, kantor, asrama, dan lapangan olahraga. “Sudah lengkap,” kata Ernata.

Kendati demikian, implementasi program tidak bisa berjalan sebelum hasil verval rampung dan lahan dinyatakan layak oleh Kemensos. Tantangan kesediaan orang tua juga menjadi faktor penting.