Senin, 17 November 2025 21:12 WITA

Kutim Fokus Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular, Warga Didorong Rutin Periksa Kesehatan

Senin, 17 November 2025 21:12 WITA

ZONAKALTIM.ID, SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kini fokus pada upaya deteksi dini penyakit tidak menular (PTM) seperti jantung, hipertensi, dan diabetes, yang dinilai menjadi ancaman baru bagi masyarakat modern. Melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG), Dinas Kesehatan Kutim rutin melakukan pemeriksaan massal di fasilitas umum, sekolah, dan kantor pemerintahan.

Kepala Dinas Kesehatan Kutim, Sumarno, mengatakan, penyakit tidak menular kini menjadi penyebab utama menurunnya produktivitas masyarakat. “Kita sekarang berhadapan dengan tantangan baru. Bukan lagi penyakit infeksi, tapi penyakit degeneratif karena pola hidup,” ujarnya.

Program CKG mengedepankan prinsip promotif dan preventif agar masyarakat tidak menunggu sakit baru berobat. Dalam setiap kegiatan, warga diajak memeriksa tekanan darah, kadar gula, serta mendapatkan penyuluhan gizi dan olahraga sehat. “Cek kesehatan tidak hanya untuk yang sudah sakit. Justru yang sehat harus rutin memeriksa diri agar bisa mencegah sejak dini,” katanya.

Selain CKG, Dinas Kesehatan juga memperluas Posbindu PTM (Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular) di setiap puskesmas. Program ini memudahkan masyarakat desa untuk mengontrol kesehatannya secara berkala tanpa biaya. “Kami dorong setiap puskesmas punya Posbindu aktif agar semua warga bisa terpantau,” tambahnya.

Menurut Sumarno, kebiasaan masyarakat yang kurang bergerak dan konsumsi tinggi gula, garam, serta lemak menjadi pemicu utama kasus PTM. Karena itu, perubahan perilaku harus dimulai sejak dini.

“Kalau masyarakat terbiasa hidup sehat, beban rumah sakit akan turun dan biaya kesehatan bisa ditekan,” tegasnya.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Kutim menuju daerah bebas penyakit degeneratif 2030, dengan menempatkan pencegahan dan edukasi sebagai fondasi utama kesehatan publik. (adv/diskominfokutim/prb)