Senin, 12 Oktober 2026 16:55 WITA

DP3A Kukar Berharap Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak Terus Menurun

Senin, 12 Oktober 2026 16:55 WITA

Kepala DP3A Kukar, Syafliansyah.(Foto:Rian)
Kepala DP3A Kukar, Syafliansyah.(Foto:Rian)

ZONAKALTIM.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mendorong berbagai upaya pencegahan dan penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Langkah tersebut dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk keluarga dan lingkungan sekolah.

Kepala DP3A Kukar, Syafliansyah berharap angka kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat ditekan. Ia secara khusus meminta perhatian lebih diberikan terhadap anak-anak karena masih terdapat potensi kejahatan yang dapat terjadi di lingkungan sekitar.

“Tahun ini mudah-mudahan, saya selalu punya harapan besar. Jangan sampai ada kasus lagi terhadap kekerasan perempuan dan anak, terutama terhadap anak-anak,” kata Syafliansyah.

Ia juga mengingatkan para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak. Menurutnya, peran keluarga menjadi bagian penting dalam mencegah anak menjadi korban kekerasan maupun kejahatan lainnya.

“Mari orang tua jaga anaknya, karena masih banyak di luar sana orang-orang yang melakukan kejahatan terhadap anak-anak kita. Jadi, jaga anaknya, perhatikan,” ujarnya.

Ia menyebutkan, pihaknya masih menunggu data yang valid untuk menggambarkan kondisi kasus kekerasan perempuan dan anak di Kukar secara keseluruhan. Namun, ia mengakui angka kasus yang ada menunjukkan kondisi yang masih perlu mendapat perhatian.

“Saya belum mendapatkan data yang valid. Kalau perempuan sedikit, di Kukar itu sudah 100 lebih. Sebelum mendapatkan data yang valid, kemarin memang agak tinggi. tetapi kita berupaya untuk menekan ini semua,” tuturnya.

Untuk menekan angka tersebut, DP3A Kukar terus melakukan langkah pencegahan dengan menyasar lingkungan yang menjadi tempat anak beraktivitas. Salah satunya melalui kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), yang dimanfaatkan untuk memberikan penguatan terkait perlindungan anak.

“Makanya, seperti kemarin, salah satu upaya kita melalui MPLS, kita masuk. Agak kewalahan juga kita sebenarnya, tetapi kita masuk untuk menekan itu semua,” pungkasnya.

Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran anak, orang tua, serta lingkungan sekolah mengenai pentingnya pencegahan kekerasan. DP3A Kukar juga terus mendorong kolaborasi agar perlindungan terhadap perempuan dan anak dapat dilakukan secara lebih menyeluruh.(Adv/diskominfokukar/Rian)