ZONAKALTIM.ID, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) menyiapkan langkah pemulihan bagi warga terdampak kebakaran di Jalan Kartini, Tenggarong. Di sisi lain, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran guna mencegah kejadian serupa terulang. Musibah tersebut menyisakan duka setelah dua anak berusia 7 tahun dan 3 tahun dilaporkan menjadi korban.
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, menyampaikan rasa prihatin dan belasungkawa kepada keluarga yang mengalami musibah. Ia berharap kejadian tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap keselamatan keluarga dan lingkungan sekitar.
“Kami turut prihatin dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Kami juga mengajak seluruh masyarakat Kukar untuk meningkatkan kewaspadaan dan bersama-sama mencegah agar kejadian seperti ini tidak terulang,” ujar Aulia, Kamis (15/10/2026).
Menurut Aulia, pencegahan kebakaran perlu dimulai dari kebiasaan sederhana di rumah. Masyarakat diminta memastikan api di dapur benar-benar padam sebelum beristirahat, mematikan perangkat listrik yang tidak digunakan, serta memeriksa kondisi instalasi listrik secara berkala.
Ia juga mengingatkan warga untuk memastikan kondisi rumah tetap aman sebelum bepergian atau meninggalkan tempat tinggal dalam waktu lama. Aliran listrik pada peralatan yang tidak diperlukan sebaiknya diputus guna mengurangi risiko korsleting yang berpotensi memicu kebakaran.
Aulia menilai, meskipun musibah tidak selalu dapat diprediksi, langkah antisipasi tetap penting untuk mengurangi kemungkinan terjadinya kebakaran maupun dampak yang ditimbulkannya. Karena itu, kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan rumah perlu terus ditingkatkan.
Selain mengedepankan pencegahan, Pemkab Kukar juga berkoordinasi dengan petugas terkait untuk merancang penanganan warga terdampak secara bertahap. Upaya tersebut mencakup pemenuhan kebutuhan mendesak hingga perencanaan pemulihan dalam jangka menengah dan panjang.
Pada tahap awal, pemerintah memprioritaskan kebutuhan dasar agar warga terdampak tetap dapat menjalani aktivitas sehari-hari. Perhatian khusus turut diberikan kepada anak-anak yang kehilangan perlengkapan sekolah akibat kebakaran, termasuk kemungkinan bantuan pengadaan seragam bagi mereka yang membutuhkan.
“Untuk tahap awal, kami berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak agar mereka tetap bisa beraktivitas. Kami juga akan mengupayakan bantuan seragam bagi anak-anak yang kehilangan perlengkapan sekolah akibat kebakaran,” tutupnya.
Pemkab Kukar berharap dukungan tersebut dapat mengurangi beban keluarga korban sekaligus membantu warga menata kembali kehidupan setelah kehilangan tempat tinggal maupun barang-barang akibat kebakaran. Pemerintah daerah juga mengajak masyarakat memperkuat kepedulian dan kesiapsiagaan bersama agar risiko kebakaran dapat ditekan serta keselamatan warga lebih terjamin.(Adv/diskominfokukar/Rian)




