Kamis, 13 November 2025 20:31 WITA

DTPHP Kutim Terapkan Pendekatan Aspiratif, Petani Muda Jadi Mitra Perumusan Program

Kamis, 13 November 2025 20:31 WITA

ZONAKALTIM.ID, SANGATTA – Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Kutai Timur mulai mengubah pendekatan kebijakan dengan melibatkan petani muda sebagai mitra aktif dalam penyusunan program. Pendekatan ini dilakukan untuk memastikan regenerasi petani berjalan lebih natural dan berkelanjutan.

Kepala DTPHP, Dyah Ratnamingrum, menegaskan, pemerintah tidak bisa lagi bekerja secara top-down dalam pengembangan pertanian. “Beberapa petani-petani milenial yang memang sudah bergerak ke sana baik petani maupun peternak,” ujarnya.

Untuk itu, pemerintah menggandeng Komite Tani Muda (KTM) sebagai representasi aspirasi petani muda. Keterlibatan KTM bukan hanya sebagai peserta program, tetapi juga mitra diskusi yang sering berkoordinasi dengan dinas. “Ada Komite Tani Muda (KTM) itu juga sudah mulai dia bergerak kerjasama, selalu koordinasi dengan saya,” kata Dyah.

Dengan pola ini, pemerintah mendapatkan gambaran riil mengenai tantangan yang dihadapi petani muda, seperti akses lahan, pasar, modal, teknologi, dan pendampingan teknis. Informasi tersebut kemudian menjadi dasar penyusunan kebijakan dan intervensi yang lebih tepat sasaran.

Pendekatan berbasis aspirasi ini memungkinkan DTPHP membuka ruang partisipasi yang lebih besar bagi generasi muda. Selain itu, kehadiran komunitas seperti KTM mempercepat proses edukasi dan motivasi bagi anak muda yang baru mulai mengenal dunia pertanian.

Dyah menilai, pola kemitraan seperti ini penting dilakukan agar regenerasi petani tidak berhenti pada tataran wacana, tetapi benar-benar melahirkan pelaku pertanian muda yang produktif.

Sinergi ini diharapkan menciptakan model pembangunan pertanian yang lebih adaptif, inovatif, dan berkelanjutan di Kutai Timur. (adv/diskominfokutim/prb)