Selasa, 25 Maret 2025 18:11 WITA

Gedung Baru Loa Raya Jadi Simbol Perubahan Layanan Publik Desa

Selasa, 25 Maret 2025 18:11 WITA

Desa Loa Raya kini resmi memiliki kantor desa baru yang megah dan representatif.

Zonakaltim.id, TENGGARONG – Desa Loa Raya kini menapaki babak baru dalam tata kelola pemerintahan desa. Peresmian kantor desa yang baru, yang berlangsung Selasa (25/3/2025), bukan hanya seremoni biasa, tapi menandai awal dari komitmen untuk memberikan pelayanan publik yang lebih baik, cepat, dan manusiawi.

Diresmikan langsung oleh Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah, kantor desa dua lantai yang megah dan representatif ini berdiri sebagai bukti nyata keberhasilan sinergi antara pemerintah daerah dan desa.

Dalam suasana Ramadan yang penuh kehangatan, ratusan warga hadir untuk menyaksikan momen penting ini sekaligus mengikuti kegiatan buka puasa bersama.

Kepala Desa Loa Raya, Martin, mengungkapkan rasa syukur dan optimisme yang tinggi atas selesainya pembangunan kantor tersebut.

Menurutnya, bangunan baru ini bukan hanya menggantikan fisik lama yang kurang memadai, tapi juga membawa semangat baru dalam memberikan pelayanan kepada warga.

“Kantor ini menjadi tonggak perubahan bagi kami. Tempat ini akan jadi pusat pelayanan yang lebih terbuka dan nyaman. Masyarakat harus merasakan sendiri manfaatnya dalam bentuk pelayanan yang lebih cepat, mudah, dan ramah,” ujarnya.

Fasilitas yang lengkap, mulai dari ruang pelayanan terpadu, ruang pertemuan, hingga aksesibilitas yang lebih baik bagi penyandang disabilitas, diharapkan bisa mendekatkan pemerintah desa dengan warganya.

Tak kalah penting, Martin menegaskan bahwa gedung ini harus menjadi rumah bersama—bukan hanya tempat kerja aparatur, tapi juga ruang dialog dan partisipasi warga.

Dalam sambutannya, Bupati Kukar Edi Damansyah menegaskan bahwa pembangunan kantor desa tidak boleh hanya berhenti pada pencapaian fisik. Ia mendorong perubahan budaya kerja dan mentalitas pelayanan di kalangan aparatur desa.

“Gedung boleh baru, tapi pelayanan juga harus ikut berubah. Aparatur desa harus hadir sebagai pelayan rakyat, bukan hanya petugas administrasi. Kantor ini harus hidup sebagai pusat pengabdian,” tegas Edi.

Dengan hadirnya kantor baru, Desa Loa Raya kini bersiap mengukuhkan diri sebagai desa pelayanan modern, yang menempatkan warga sebagai pusat perhatiannya. Kantor desa bukan lagi sekadar simbol birokrasi, tetapi ruang transformasi.