ZONAKALTIM.ID, SANGATTA – Kebangkitan festival budaya di tingkat kecamatan di Kutai Timur (Kutim) tidak hanya memperkuat tradisi lokal, tetapi juga menjadi magnet bagi generasi muda agar terlibat pada pelestarian kebudayaan. Munculnya sanggar tari baru, kelompok musik tradisional, hingga komunitas kreatif desa menjadi bukti nyata bagaimana festival budaya mendorong keterlibatan pelajar.
Padliyansyah, Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kutim, mengaku bangga dengan perkembangan ini. “Inilah yang kami harapkan. Pelestarian budaya harus dimulai dari desa,” ujarnya.
Ia menegaskan, budaya hanya dapat bertahan apabila generasi muda berada di dalamnya sebagai pelaku, bukan sekadar penonton.
Festival budaya kini hadir hampir di seluruh 18 kecamatan Kutim, masing-masing dengan karakter berbeda. Di pedalaman, anak-anak terlibat dalam permainan tradisional dan pentas adat, sementara di wilayah pesisir mereka berpartisipasi dalam tari massal, parade perahu, hingga festival kuliner laut.
Keterlibatan pelajar semakin terlihat dalam festival musik dan tari massal di Bengalon dan Muara Wahau. Ratusan pelajar tampil di panggung utama, membawakan tarian daerah dan musik tradisional. Bagi banyak anak, ini merupakan pengalaman pertama tampil di hadapan publik.
Disdikbud Kutim berupaya menjaga keberlanjutan budaya dengan menyediakan pendampingan bagi komunitas muda, termasuk pelatihan seni, fasilitasi sanggar, hingga dokumentasi festival. “Kami tidak bisa selalu menyiapkan anggaran besar, tetapi kami bisa hadir untuk mendampingi dan memastikan festival berjalan dengan baik,” kata Padliyansyah.
Partisipasi generasi muda juga berkaitan dengan kebanggaan identitas daerah. Festival budaya memberi ruang bagi anak-anak untuk memahami asal-usul mereka dan tradisi lokal yang mungkin selama ini tidak mereka jumpai dalam pendidikan formal.
“Kutim tidak hanya kaya alam, tetapi juga kaya budaya. Festival yang tumbuh di kecamatan adalah tanda bahwa masyarakat mulai percaya diri menampilkan jati dirinya,” tutup Padliyansyah. (adv/diskominfokutim/prb)
