Senin, 28 September 2026 12:38 WITA

HUT ke-244 Tenggarong, Bupati Aulia Minta Pemuda Semangat Bangun Daerah

Senin, 28 September 2026 12:38 WITA

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri Bersama Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Aji Muhammad Arifin.(Rian)
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri Bersama Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Aji Muhammad Arifin.(Rian)

ZONAKALTIM.ID, KUTAI KARTANEGARA – Peringatan Hari Jadi Kota Tenggarong ke-244 menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) untuk memperkuat komitmen terhadap pelayanan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kukar Aulia Rahman Basri dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kukar di Ruang Sidang Utama DPRD Kukar.

Rapat paripurna tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Tenggarong ke-244 yang tahun ini berkaitan erat dengan rangkaian Erau Adat Kutai. Menurut Aulia, Hari Jadi Kota Tenggarong dan Erau merupakan dua bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam perjalanan sejarah dan budaya Kutai Kartanegara.

Ia menyampaikan, Erau merupakan bagian dari kegiatan yang dilaksanakan oleh Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura. Pada tahun ini, rangkaian tersebut mengusung tema “Manunggal Bersama Raja, Raja Menjamu Rakyatnya” yang menurutnya memiliki pesan kuat mengenai pelayanan kepada masyarakat.

“Makna dari ‘Raja Menjamu Rakyatnya’ adalah makna pelayanan. Bagaimana Yang Mulia Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura memberikan keteladanan kepada kami semua, para pelayan masyarakat, pemerintah daerah Kabupaten Kutai Kartanegara beserta Forkopimda, bagaimana kita harus bersikap terhadap masyarakat, terhadap rakyat,” ujar Aulia, saat ditemui oleh awak media usai Rapat Paripurna, Senin (28/09/2026).

Ia menegaskan, pemerintah daerah bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memiliki posisi sebagai pelayan masyarakat. Karena itu, semangat tersebut ingin diwujudkan dalam peringatan Hari Jadi Kota Tenggarong ke-244 sekaligus menjadi bagian dari arah penyelenggaraan pemerintahan di Kukar.

“Kita ini adalah pelayan masyarakat, kita ini adalah pelayan rakyat. Dan wajah inilah yang ingin kita persembahkan, ingin kita perlihatkan dalam memaknai ulang tahun atau Hari Jadi Tenggarong yang ke-244 ini,” tegasnya.

Oleh karena itu, ia berharap pelayanan pemerintahan di Kabupaten Kukar dapat semakin humanis dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Pemerintah juga diminta terus mencari cara untuk menyederhanakan proses pelayanan sehingga kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat.

“Harapan kita ke depan, pelayanan pemerintahan yang ada di Kabupaten Kutai Kartanegara itu lebih humanis lagi, lebih adaptif dengan kebutuhan masyarakat. Selalu berusaha untuk mempermudah setiap proses layanan-layanan kepada masyarakat, sehingga masyarakat selalu merasa bahwa pemerintah benar-benar hadir di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Selain pelayanan publik, ia turut menyampaikan pesan kepada generasi muda Kukar agar tidak melupakan sejarah panjang daerahnya. Menurutnya, usia Tenggarong yang telah mencapai 244 tahun menunjukkan perjalanan panjang yang harus menjadi motivasi bagi generasi penerus untuk ikut membangun daerah.

“Pesan untuk generasi muda bahwa perjalanan sejarah ini bukanlah sesuatu yang singkat. Ini merupakan sesuatu yang panjang. Tenggarong yang kita lihat hari ini itu sudah berumur 244 tahun. Generasi muda harus semangat dalam membangun daerah kita tercinta, Kabupaten Kutai Kartanegara,” tuturnya.

Ia menilai generasi muda Kukar memiliki peluang dan potensi besar untuk mengambil peran dalam pembangunan daerah. Karena itu, semangat generasi muda diharapkan dapat terus tumbuh dengan mengambil inspirasi dari nilai-nilai kebudayaan dan keteladanan Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.

“Kita berharap pemuda-pemudi Kutai Kartanegara itu bisa membangun Kutai Kartanegara dengan semangat atau spirit sebagaimana yang selalu diteladankan oleh Ayahanda Sultan melalui kegiatan-kegiatan kebudayaan maupun kegiatan-kegiatan kesultanan yang bisa kita lihat sehari-hari,” pungkas Aulia.

Sementara itu, Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Aji Muhammad Arifin, menyampaikan apresiasi terhadap dukungan pemerintah dalam menjaga keberlangsungan Erau dan peringatan Hari Jadi Kutai Kartanegara. Ia berharap kedua agenda tersebut terus diangkat dan dikembangkan setiap tahunnya.

“Terima kasih, mungkin singkat saja. Untuk pemerintah, akhirnya mendukung kita. Setiap tahun harus diangkat, Erau dan HUT Kutai Kartanegara, tidak boleh ditinggalkan,” kata Aji Muhammad Arifin.

Ia juga berharap pelaksanaan Erau dan peringatan Hari Jadi Kutai Kartanegara dapat terus berkembang dari tahun ke tahun sehingga semakin dikenal dan memiliki ruang yang lebih besar dalam pelestarian kebudayaan daerah.(Adv/diskominfokukar/Rian)