Selasa, 13 Oktober 2026 10:37 WITA

Percepat Pembangunan Desa, TMMD ke-130 Sasar Infrastruktur Jembayan Tengah

Selasa, 13 Oktober 2026 10:37 WITA

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri bersama Dandim 0906/Kukar, Letkol Arm Benny Budiman.(Foto:Rian)
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri bersama Dandim 0906/Kukar, Letkol Arm Benny Budiman.(Foto:Rian)

ZONAKALTIM.ID, KUTAI KARTANEGARA – Pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa menjadi fokus pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Melalui kolaborasi TNI dan pemerintah daerah, Desa Jembayan Tengah, Kecamatan Loa Kulu, menjadi sasaran pembangunan infrastruktur dan berbagai kegiatan sosial yang dijadwalkan selesai pada 11 November 2026.

Program tersebut resmi dimulai melalui pembukaan di Lapangan Bola Loa Kulu Kota, Selasa (13/10/2026). Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, menyebut TMMD sebagai salah satu upaya memperkuat kerja sama lintas sektor dalam menjawab kebutuhan masyarakat, terutama di kawasan pedesaan yang masih memerlukan peningkatan infrastruktur.

“TMMD menjadi bentuk sinergi pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan,” kata Aulia usai melakukan pembukaan serimonial, Selasa (13/10/2026).

Ia menjelaskan, pelaksanaan TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan sarana fisik, tetapi juga menyentuh aspek sosial dan pemberdayaan masyarakat. Sejumlah kegiatan telah disiapkan, mulai dari peningkatan jalan usaha tani, rehabilitasi rumah tidak layak huni, pembangunan fasilitas MCK, hingga penanaman pohon dan pelayanan kesehatan gratis.

Salah satu sasaran yang dinilai penting ialah peningkatan jalan usaha tani sepanjang sekitar dua kilometer. Menurut Aulia, akses jalan yang lebih baik akan membantu petani menjangkau lahan dengan lebih mudah sekaligus mendukung kelancaran kegiatan pertanian dan menekan biaya produksi.

“Sekitar 100 hektare lahan pertanian diharapkan dapat terbantu. Kami berharap pembangunan ini bisa meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan petani,” ujarnya.

Aulia berharap program TMMD dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga manfaatnya semakin dirasakan masyarakat. Ia juga mengapresiasi kontribusi TNI yang turut mendukung pembangunan daerah melalui pekerjaan infrastruktur sekaligus pelayanan langsung kepada warga.

Sementara itu, Komandan Kodim (Dandim) 0906/Kukar, Letkol Arm Benny Budiman, menerangkan bahwa TMMD merupakan program lintas sektoral yang dirancang untuk mempercepat pembangunan desa melalui keterlibatan TNI dan pemerintah daerah. Pada pelaksanaan kali ini, sejumlah infrastruktur dasar menjadi prioritas untuk menunjang kebutuhan masyarakat Jembayan Tengah.

“Pekerjaan fisik meliputi peningkatan jalan usaha tani sepanjang 2.163 meter menggunakan agregat B lokal, pembangunan lima unit MCK, renovasi lima rumah tidak layak huni, perbaikan satu musala, pembangunan gorong-gorong, serta lima jembatan kayu,” jelas Benny.

Selain pembangunan fisik, kegiatan TMMD ke-130 juga diisi dengan penyuluhan kesehatan, wawasan kebangsaan, pencegahan radikalisme, edukasi stunting, santunan anak yatim, serta pengobatan gratis massal. Sebanyak 150 prajurit dari berbagai satuan TNI diterjunkan untuk mendukung pelaksanaan program tersebut, termasuk personel TNI Angkatan Laut dan Angkatan Udara yang didatangkan dari Balikpapan.

Benny mengungkapkan, penetapan Jembayan Tengah sebagai lokasi TMMD berawal dari usulan pembangunan yang diajukan sejak 2025 melalui musyawarah perencanaan pembangunan desa. Selain membutuhkan peningkatan infrastruktur untuk menunjang sektor pertanian, wilayah tersebut juga dinilai strategis karena menjadi salah satu jalur penghubung menuju kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Di lokasi ini juga direncanakan pembangunan lima titik sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air, termasuk mendukung pengairan lahan pertanian. Seluruh rangkaian TMMD ditargetkan rampung pada 11 November 2026,” pungkas Benny.(Adv/diskominfokukar/Rian)