ZONAKALTIM.ID, KUTAI KARTANEGARA – Bencana alam dan gagal panen menjadi perhatian Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dalam menjaga pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat. Melalui penyaluran cadangan pangan pemerintah, warga yang terdampak di sejumlah wilayah mendapat bantuan untuk memenuhi kebutuhan pokok selama menghadapi kondisi sulit.
Kepala Disketapang Kukar, Ananias, mengatakan program tersebut terus dijalankan sebagai bentuk intervensi pemerintah daerah terhadap masyarakat yang mengalami kerawanan pangan. Penyaluran dilakukan berdasarkan kondisi yang terjadi di lapangan, sementara sejumlah wilayah masih menjalani proses verifikasi sebelum bantuan diberikan.
“Penyaluran cadangan pangan pemerintah tetap kami laksanakan ketika masyarakat menghadapi kondisi kerawanan pangan, terutama akibat bencana maupun gagal panen,” kata Ananias, Sabtu (7/11/2026).
Ia mengungkapkan, pada Januari lalu bantuan telah disalurkan kepada warga Desa Rapak Lambur yang terdampak banjir dan gagal panen. Bantuan serupa juga diberikan kepada masyarakat di Kelurahan Panji yang mengalami gagal panen, kemudian dilanjutkan ke wilayah Ponoragan. Sementara itu, kondisi warga di Sumber Sari dan Loa Duri Seberang masih dalam tahap pemeriksaan untuk memastikan kebutuhan penanganannya.
“Di beberapa wilayah Kecamatan Anggana, termasuk Sido Mulyo, ada lahan pertanian seluas beberapa hektare yang mengalami gagal panen. Kondisi ini akan kami tindak lanjuti melalui bantuan cadangan pangan,” ungkapnya.
Menurutnya, bantuan tersebut tidak terbatas bagi petani yang mengalami kerugian akibat gagal panen. Masyarakat yang kesulitan memenuhi kebutuhan pangan karena terdampak bencana juga menjadi sasaran program, sehingga laporan yang masuk perlu ditindaklanjuti sesuai tingkat kerawanan dan kondisi warga.
“Program ini harus terus berjalan. Setiap ada musibah yang menimbulkan kerawanan pangan, kami akan mengupayakan penyaluran cadangan pangan pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.
Selain menangani dampak banjir dan gagal panen, Disketapang Kukar turut menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak kebakaran. Sejumlah lokasi yang tercatat menerima penanganan di antaranya Tenggarong, Marang Kayu, dan Muara Muntai. Bantuan tersebut diharapkan membantu memenuhi kebutuhan pokok warga selama masa pemulihan setelah musibah.
Perhatian serupa juga diberikan kepada masyarakat yang terdampak tanah longsor di kawasan Loa Janan, termasuk wilayah sekitar Jember. Dalam situasi seperti ini, keberadaan cadangan pangan pemerintah menjadi salah satu bentuk dukungan untuk membantu warga menghadapi keterbatasan pemenuhan kebutuhan sehari-hari akibat bencana.
Melalui penyaluran bantuan tersebut, Disketapang Kukar berupaya menjaga agar masyarakat yang mengalami kerawanan pangan tetap memperoleh dukungan sesuai kebutuhan. Proses verifikasi di wilayah terdampak juga menjadi bagian penting untuk memastikan bantuan diberikan berdasarkan kondisi aktual, sekaligus memperkuat upaya pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat. (Adv/Diskominfo Kukar/Rian)




