Sabtu, 17 Oktober 2026 16:55 WITA

Dispertan Kukar Salurkan Pestisida, Pengendalian Hama dengan Solar di Danau Semayang Mulai Ditinggalkan

Sabtu, 17 Oktober 2026 16:55 WITA

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Kukar, Moh. Rifani.(Foto:Rian)
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Kukar, Moh. Rifani.(Foto:Rian)

ZONAKALTIM.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertan) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memberikan dukungan pestisida kepada masyarakat di kawasan Danau Semayang untuk membantu pengendalian hama tanaman padi. Langkah tersebut dilakukan menyusul adanya kebiasaan sebagian masyarakat menggunakan solar untuk menangani hama pada tanaman.

Kepala Dispertan Kukar, Moh. Rifani mengatakan, penggunaan solar untuk pengendalian hama merupakan praktik yang selama ini dilakukan sebagian masyarakat setempat dan berkaitan dengan keterbatasan akses terhadap pestisida serta pengetahuan pertanian.

“Terkait masyarakat di Danau Semayang yang menangani hama dengan menggunakan solar, itu merupakan kearifan lokal mereka. Sebelumnya, dukungan dari kita memang belum masuk ke sana. Baru pada masa sekarang kita mulai masuk,” kata Rifani.

Menurutnya, masyarakat di kawasan tersebut sebelumnya telah beberapa tahun menggunakan solar dengan cara menyemprotkannya pada batang tanaman padi yang terkena hama. Praktik tersebut dilakukan karena masyarakat mengalami keterbatasan dalam mendapatkan pestisida.

“Ternyata beberapa masyarakat di sana sebelumnya memang menyemprot tanaman padi menggunakan solar. Itu sudah dilakukan beberapa tahun sebelumnya dan menurut mereka masih bisa panen,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sebagian masyarakat di Danau Semayang pada dasarnya merupakan nelayan. Ketika musim kemarau membuat hasil tangkapan ikan berkurang, mereka kemudian mencoba bertani dengan pengetahuan dan akses yang terbatas terhadap kebutuhan pertanian.

“Kita perlu memahami bahwa mereka sebenarnya bukan petani, tetapi nelayan. Ketika musim kemarau, mereka agak kesulitan mencari ikan. Jadi, ketika menjadi petani, karena keterbatasan pengetahuan dan akses, apa yang menurut mereka bisa membunuh hama, itu yang digunakan,” jelasnya.

Ia menyebut, berdasarkan pengalaman masyarakat, tanaman padi yang disemprot solar masih dapat dipanen, meskipun hasilnya tidak secara keseluruhan. Namun, Dispertan memilih memberikan alternatif melalui penyediaan pestisida untuk membantu masyarakat melakukan pengendalian hama.

“Makanya kemarin kita support pestisida. Sudah kita salurkan. Dengan adanya pestisida, mereka tidak menggunakan solar lagi,” ungkapnya.

Bantuan pestisida yang telah disalurkan mencapai sekitar empat dus. Dispertan Kukar juga akan melakukan pemantauan dan menyiapkan tambahan bantuan apabila kebutuhan di lapangan masih diperlukan.

“Kalau jumlah pestisida yang disalurkan, kalau tidak salah ada empat dus yang kita berikan. Sambil kita pantau juga. Kalau memang diperlukan, nanti kita drop lagi,” pungkasnya.(Adv/diskominfokukar/Rian)