Senin, 26 Oktober 2026 14:28 WITA

Beasiswa Kukar 2026 Tersalur Lebih dari Rp22 Miliar, Santri hingga Mahasiswa Kebagian

Senin, 26 Oktober 2026 14:28 WITA

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kukar, Fathul Alamin. (Rian)
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kukar, Fathul Alamin. (Rian)

ZONAKALTIM.ID, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) telah merealisasikan penyaluran lebih dari Rp22 miliar untuk program Beasiswa Kukar Idaman Terbaik 2026 pada tahap pertama. Dana tersebut dialokasikan bagi mahasiswa, pelajar, peserta beasiswa tematik, serta santri pondok pesantren untuk membantu memenuhi kebutuhan pendidikan mereka.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kukar, Fathul Alamin, mengatakan sebagian besar kategori beasiswa telah disalurkan sepenuhnya. Program yang sudah terealisasi meliputi beasiswa stimulan jenjang SMA, beasiswa prestasi madrasah, serta bantuan bagi mahasiswa Diploma 4 (D4) dan Strata 1 (S1).

“Penyaluran Beasiswa Kukar Idaman Terbaik 2026 secara umum sudah berjalan. Beasiswa stimulan untuk pelajar SMA, prestasi madrasah, serta mahasiswa D4 dan S1 telah disalurkan seluruhnya,” kata Fathul, Senin (26/10/2026).

Selain beasiswa stimulan, pemerintah daerah juga telah menyalurkan bantuan melalui kategori tematik kepada tiga penerima pada tahap pertama. Sementara itu, bantuan pendidikan untuk santri pondok pesantren disalurkan pada 22 Oktober 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Santri Nasional.

Dari sisi anggaran, realisasi beasiswa stimulan dan tematik mencapai Rp16 miliar. Adapun bantuan pendidikan bagi santri pondok pesantren menyerap sekitar Rp6,5 miliar, sehingga total penyaluran tahap pertama telah melampaui Rp22 miliar.

“Anggaran yang sudah disalurkan untuk beasiswa stimulan dan tematik mencapai Rp16 miliar. Kemudian, bantuan pendidikan bagi santri pondok pesantren sekitar Rp6,5 miliar,” bebernya.

Jumlah pemohon pada setiap kategori juga cukup beragam. Bantuan pendidikan bagi santri pondok pesantren tercatat menerima 2.197 pendaftar, sedangkan beasiswa stimulan jenjang SMA diikuti 200 pendaftar dan kategori mahasiswa D4 serta S1 mencapai 798 pendaftar. Untuk jenjang pendidikan santri, terdapat tujuh pendaftar tingkat Ula, 16 pendaftar tingkat Wustha, dan delapan pendaftar tingkat Ulya.

Pada kategori beasiswa tematik, masing-masing terdapat 10 pendaftar untuk program di PTIQ Jakarta dan IIQ Jakarta. Sementara itu, program tematik bidang kesehatan di Universitas Mulawarman mencatat tiga calon penerima pada program pendidikan dokter umum. Untuk pembukaan tahap kedua, Pemkab Kukar akan memfokuskan penerimaan pada beasiswa tematik bidang kesehatan.

Fathul menjelaskan, kategori beasiswa lainnya tidak kembali dibuka pada tahap kedua. Kebijakan tersebut diambil setelah koordinasi dengan pemerintah provinsi, yang memberikan peluang bagi mahasiswa yang belum lolos atau belum memperoleh beasiswa daerah untuk mengakses program Gratispol, sepanjang memenuhi persyaratan yang ditetapkan.

Dengan realisasi tahap pertama tersebut, Pemkab Kukar berharap bantuan pendidikan dapat membantu masyarakat melanjutkan studi sesuai jenjang masing-masing. Calon penerima yang belum mendapatkan beasiswa daerah dapat memantau informasi program Gratispol maupun pembukaan lanjutan beasiswa tematik kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku. (Adv/Diskominfo Kukar/Rian)