ZONAKALTIM.ID, KUTAI KARTANEGARA – Prestasi atlet Kutai Kartanegara (Kukar) dalam lima ajang olahraga tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tahun 2026 mendapat jaminan apresiasi dari pemerintah daerah. Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, memastikan bonus bagi atlet peraih medali tidak akan lebih rendah dibandingkan penghargaan yang diberikan pada tahun sebelumnya.
Bahkan, Pemkab Kukar membuka peluang untuk meningkatkan besaran bonus apabila terdapat kabupaten atau kota lain yang memberikan penghargaan lebih besar kepada atletnya. Komitmen tersebut menjadi bentuk penghargaan atas perjuangan para atlet yang membawa nama daerah dalam kompetisi.
Jaminan itu disampaikan Aulia saat melepas kontingen Kukar yang akan berlaga pada Porprov VIII, Peparprov IV, Porprov Korpri IV, Forda II, dan Porwada 2026, Sabtu (31/10/2026). Ia menegaskan, keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi tidak boleh mengurangi perhatian pemerintah terhadap atlet berprestasi.
Menurutnya, perjuangan atlet dalam menjalani latihan hingga mengikuti pertandingan membutuhkan pengorbanan yang tidak sedikit. Karena itu, pemerintah berkewajiban memberikan penghargaan yang sepadan atas capaian yang berhasil mereka raih.
“Untuk bonus, paling tidak nilainya tetap seperti tahun lalu. Namun, apabila ada daerah lain yang memberikan lebih tinggi, Kukar siap menyesuaikan dengan besaran tertinggi tersebut,” tegas Aulia.
Selain persoalan bonus, Aulia meminta jajaran Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) memastikan uang saku serta biaya transportasi kontingen sudah diterima sebelum keberangkatan. Ia mengingatkan agar penyaluran tidak dilakukan terlalu dekat dengan waktu pertandingan maupun terlalu jauh dari jadwal keberangkatan sehingga penggunaannya lebih tepat sasaran.
Dispora Kukar sebagai penanggung jawab teknis juga diminta mengawal seluruh kebutuhan atlet dan pendamping. Aulia menilai, keberhasilan kontingen tidak hanya ditentukan oleh kemampuan bertanding, tetapi juga kesiapan fasilitas serta dukungan pemerintah selama mengikuti kompetisi.
Ia mengaku bangga dengan kesiapan kontingen Kukar yang secara keseluruhan melibatkan lebih dari 2.500 orang. Dengan persiapan yang telah dilakukan, Aulia optimistis para atlet mampu bersaing dan membawa pulang hasil terbaik dari seluruh kejuaraan yang diikuti.
“Seluruh atlet membawa harapan masyarakat Kukar. Kami percaya dengan persiapan yang sudah dilakukan, kontingen mampu menunjukkan kemampuan terbaik dan berjuang untuk meraih gelar juara umum,” ujarnya.
Di sisi lain, Aulia turut menekankan pentingnya kekompakan seluruh unsur pendukung, mulai dari official, pendamping hingga pengurus organisasi olahraga. Mengingat pelaksanaan lima kompetisi berlangsung dalam rentang waktu berdekatan, koordinasi dan pembagian tanggung jawab harus berjalan baik agar kebutuhan kontingen tetap terlayani.
Ia juga mengingatkan agar setiap persoalan yang muncul selama pertandingan tidak diselesaikan secara sepihak. Atlet diminta tetap fokus bertanding dan tidak terpancing situasi yang berpotensi memicu konflik, sedangkan official serta pengurus organisasi harus mengambil peran dalam memberikan pendampingan.
“Apabila ada kendala di lapangan, komunikasikan dengan pengurus cabang olahraga maupun induk organisasinya. Jangan mengambil keputusan sendiri. Semua persoalan harus dibicarakan bersama supaya tidak mengganggu kekompakan kontingen,” tandasnya.
Aulia berharap seluruh peserta mampu menjaga kehormatan daerah dengan mengedepankan sportivitas dan semangat juang. Ia meminta kontingen menjadikan lima ajang olahraga tersebut sebagai kesempatan untuk membuktikan kemampuan sekaligus memperkuat prestasi olahraga Kukar di tingkat provinsi. (Adv/Diskominfo Kukar/Rian)




