Minggu, 1 November 2026 10:49 WITA

Disdikbud Kukar Jajaki Kolaborasi dengan Dispar, Arbizz Space Disiapkan Jadi Ruang Seni Budaya

Minggu, 1 November 2026 10:49 WITA

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kukar, Mohammad Saidar. (Rian)
Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kukar, Mohammad Saidar. (Rian)

ZONAKALTIM.ID, KUTAI KARTANEGARA – Arbizz Space berpeluang dikembangkan sebagai ruang pertunjukan bagi seniman dan komunitas budaya di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Untuk mendukung pemanfaatan fasilitas tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar membuka peluang kerja sama dengan Dinas Pariwisata guna memperluas ruang tampil bagi kesenian lokal.

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kukar, Mohammad Saidar, menyampaikan bahwa untuk saat ini pihaknya belum menggelar koordinasi khusus mengenai rencana pemanfaatan Arbizz Space. Kendati demikian, sinergi lintas perangkat daerah dinilai penting agar pengembangan ruang seni tersebut dapat terhubung dengan program kebudayaan yang telah dimiliki pemerintah daerah.

“Kami memang belum melakukan koordinasi secara khusus. Namun, kami terbuka untuk bekerja sama dengan Dinas Pariwisata agar Arbizz Space dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan seni dan kebudayaan,” kata Saidar, Minggu (1/11/2026).

Menurutnya, keberadaan ruang publik yang dapat digunakan untuk kegiatan seni berpotensi memberikan kesempatan lebih luas bagi sanggar dan pelaku budaya untuk memperkenalkan karya mereka. Pertunjukan di ruang yang mudah dijangkau masyarakat juga dapat menjadi sarana untuk mendekatkan kesenian tradisional dengan generasi muda maupun pengunjung.

Ia menambahkan, Disdikbud Kukar memiliki sejumlah agenda kebudayaan yang berpeluang diselaraskan dengan kegiatan Dinas Pariwisata. Karena itu, komunikasi antara kedua organisasi perangkat daerah (OPD) diperlukan untuk membahas bentuk kolaborasi yang sesuai, termasuk kemungkinan mengintegrasikan kegiatan seni ke dalam agenda pemanfaatan Arbizz Space.

Selain menyinergikan program pemerintah, Disdikbud Kukar ingin komunitas seni dan budaya mendapat ruang untuk berpartisipasi secara langsung. Keterlibatan mereka dinilai dapat memperkaya jenis pertunjukan yang ditampilkan sekaligus membuka peluang bagi sanggar untuk memperkenalkan potensi kesenian yang berkembang di daerah.

“Kami berharap komunitas seni dan budaya di Kukar bisa dilibatkan. Dengan begitu, mereka mempunyai ruang untuk berpartisipasi dan ikut berkontribusi dalam pengembangan serta pemajuan kebudayaan daerah,” imbuhnya.

Keterlibatan komunitas diharapkan mampu menghadirkan kegiatan seni dan budaya yang lebih bervariasi, sehingga pelaksanaannya tidak semata-mata bergantung pada program pemerintah. Melalui pemanfaatan ruang publik, para pelaku seni dapat menunjukkan hasil karya, mempertahankan tradisi, serta meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap kekayaan budaya lokal.

Untuk itu, Disdikbud Kukar berharap rencana kerja sama dengan Dinas Pariwisata dapat berlanjut ke tahap komunikasi dan pembahasan lebih lanjut. Dengan sinergi yang baik serta dukungan komunitas, Arbizz Space dinilai memiliki potensi untuk berkembang menjadi wadah kreativitas seni sekaligus ruang untuk memperkuat upaya pelestarian kebudayaan di Kutai Kartanegara. (Adv/Diskominfo Kukar/Rian)