Senin, 19 Oktober 2026 10:57 WITA

Peringatan Merah Putih ke-80, Pemkab Kukar Tekankan Inovasi dan Manfaat Nyata

Senin, 19 Oktober 2026 10:57 WITA

Sekda Kukar, Sunggono usai melakukan rapat.(Foto:Rian)
Sekda Kukar, Sunggono usai melakukan rapat.(Foto:Rian)

ZONAKALTIM.ID, KUTAI KARTANEGARA – Peringatan Peristiwa Merah Putih ke-80 di Kecamatan Sangasanga pada 27 Januari 2027 mendatang diharapkan menjadi momentum menghadirkan kegiatan yang lebih inovatif dan bermanfaat bagi masyarakat, bukan sekadar agenda tahunan yang bersifat seremonial.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara (Kukar), Sunggono, menekankan pentingnya pembaruan konsep dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Hal itu disampaikannya saat menerima audiensi jajaran Kecamatan Sangasanga di Ruang Rapat Sekretaris Daerah, Kantor Bupati Kukar, Senin (19/10/2026).

Dalam pertemuan tersebut, pembahasan mencakup rencana kegiatan, keterlibatan pihak terkait, hingga kebutuhan anggaran. Sunggono meminta panitia mengevaluasi konsep yang selama ini digunakan agar pelaksanaan peringatan mendatang memiliki nilai tambah bagi masyarakat.

“Peringatan ini jangan hanya menjadi agenda rutin dengan kegiatan yang sama setiap tahunnya. Kita perlu memastikan pelaksanaannya benar-benar memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” ucap Sunggono.

Ia menilai, rancangan kegiatan yang dipaparkan pihak kecamatan masih belum menunjukkan perubahan signifikan dibandingkan pelaksanaan sebelumnya. Karena itu, panitia diminta membuka ruang bagi berbagai gagasan baru yang dapat membuat peringatan tersebut lebih menarik sekaligus memberikan dampak positif bagi warga Sangasanga.

Sunggono menyebutkan, sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) juga telah menyampaikan masukan untuk mendukung persiapan kegiatan. Berbagai saran tersebut diharapkan dapat dikembangkan menjadi konsep yang lebih matang dan menjadi pembeda dari penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya.

“Kami berharap peringatan pada 27 Januari 2027 nanti bisa dikemas dengan lebih baik, memiliki pembaruan, dan tidak sekadar mengulang pola kegiatan yang sudah ada,” tuturnya.

Dari sisi pembiayaan, Kecamatan Sangasanga mengajukan usulan anggaran sekitar Rp630 juta untuk mendukung pelaksanaan peringatan tersebut. Usulan itu selanjutnya menjadi bagian dari pembahasan persiapan, bersamaan dengan pematangan agenda serta penyusunan kepanitiaan.

Lebih lanjut, Sunggono mendorong jajaran Kecamatan Sangasanga mengambil inisiatif dalam merancang kegiatan yang sesuai dengan karakter dan kebutuhan masyarakat setempat. Menurutnya, pemahaman terhadap kondisi daerah menjadi modal penting untuk melahirkan ide yang relevan dan memberikan manfaat lebih luas.

Tidak hanya itu, ia juga meminta camat, sekretaris camat, kepala seksi, hingga lurah agar aktif menyumbangkan gagasan dalam mempersiapkan peringatan Peristiwa Merah Putih ke-80. Dengan perencanaan yang matang dan konsep yang lebih kreatif, kegiatan tersebut diharapkan mampu menjaga nilai sejarah sekaligus menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat Sangasanga.(Adv/Diskominfokukar/Rian)