Bangkok – Tim Nasional Hockey Field Putri Indonesia tengah berada dalam kondisi terbaik jelang partai puncak SEA Games Thailand 2025.
Tim Merah Putih dipastikan akan menghadapi Malaysia pada laga final perebutan medali emas yang dijadwalkan berlangsung besok.
Pertemuan dua kekuatan besar Asia Tenggara tersebut diprediksi menjadi laga sarat tensi.
Indonesia dan Malaysia dikenal memiliki rivalitas panjang dalam cabang olahraga hockey, sehingga duel ini diyakini akan berjalan ketat sejak menit awal.
Perhatian publik nasional turut mengarah ke dua pemain asal Kalimantan Timur, Nur Anisa dan Widyana Saruli.
Keduanya menjadi figur sentral dalam skema permainan timnas dan diharapkan mampu memberikan kontribusi maksimal pada pertandingan penentuan tersebut.
Pelatih kepala Timnas Hockey Indonesia, Rachman, menyampaikan bahwa final ini memiliki arti besar bagi tim.
Pelatih yang juga berasal dari Kaltim itu meminta seluruh pemain tampil dengan semangat juang tinggi demi mengharumkan nama bangsa.
Menurut Rachman, persiapan tim berjalan sesuai rencana dan seluruh pemain berada dalam kondisi fisik serta mental yang prima.
Dia menegaskan bahwa target utama Indonesia adalah membawa pulang medali emas.
“Final ini menjadi momen pembuktian bagi kami. Tim datang dengan tekad kuat untuk mempersembahkan yang terbaik bagi Indonesia. Para pemain siap memberikan segalanya di lapangan,” ujarnya, Jumat (19/12/2025).
Nur Anisa dan Widyana Saruli membawa bekal kepercayaan diri tinggi setelah sebelumnya sukses mengantarkan tim hockey Kaltim meraih medali emas pada ajang PON XXI Aceh–Sumut 2024.
Pengalaman tersebut diyakini mampu memperkuat mental bertanding mereka di level internasional.
Kedua atlet tersebut berkomitmen menampilkan permainan agresif dan disiplin saat menghadapi pertahanan Malaysia.
Mereka ingin menunjukkan bahwa atlet daerah mampu berprestasi dan bersaing di ajang multinasional.
“Kami ingin memberikan yang terbaik untuk timnas. Prestasi di PON menjadi motivasi besar, dan sekarang kami ingin mengulang kebanggaan itu untuk Indonesia,” tutur Widyana dengan penuh optimisme.

