Selasa, 22 September 2026 15:28 WITA

Posko Balakarcanas Kelurahan Baru Jadi Pusat Relawan Karhutla Tenggarong

Selasa, 22 September 2026 15:28 WITA

Sekretaris BPBD Kukar, Nur Sandi.(Foto:Rian)
Sekretaris BPBD Kukar, Nur Sandi.(Foto:Rian)

ZONAKALTIM.ID, KUTAI KARTANEGARA – Posko Bantuan Sukarela Kebakaran dan Bencana Sangaji (Balakarcanas) di Kelurahan Baru, Tenggarong, ditetapkan sebagai salah satu pusat aktivitas relawan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kutai Kartanegara (Kukar).

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kukar, Nur Sandi, mengatakan penempatan posko tersebut mempertimbangkan lokasi yang dinilai lebih strategis untuk mendukung mobilitas relawan dalam menjalankan operasi penanganan karhutla di sejumlah wilayah.

“Terkait posko relawan lebih representatif, lebih efektif kita taruh di sini. Karena kan bisa mencapai nanti, mereka operasi kemarin-kemarin juga di wilayah 10 kecamatan. Jadi kalau kita taruh di tempat kita, di BPBD ataupun di Tenggarong Kota kan terlalu jauh,” kata Sandi, saat berjumpa dengan awak media.

Ia menilai, keberadaan posko di Kelurahan Baru juga didukung fasilitas yang cukup memadai untuk menunjang kebutuhan para relawan. Sejumlah fasilitas akan disiapkan secara bertahap, termasuk dapur dan tenda untuk mendukung aktivitas relawan selama berada di posko.

“Ini tempatnya strategis saja. Dan fasilitasnya ya bisa dilihat, kan lumayan lah. Kita bisa untuk dapurnya, nanti kita pasang tenda juga. Nanti kan berkala ya untuk rekan-rekan relawan. Nanti kita berkala nanti untuk cek kesehatan bersama-sama Dinkes,” ujarnya.

Selain fasilitas operasional, aspek kesehatan relawan juga menjadi perhatian dalam pengelolaan posko tersebut. BPBD Kukar akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala bagi relawan yang terlibat dalam penanganan karhutla.

Ia menyebut, pembentukan posko relawan tersebut merupakan bagian dari penguatan jaringan relawan di seluruh kecamatan di Kukar. Dengan terbentuknya posko di seluruh wilayah, respons terhadap kejadian kebakaran dan bencana diharapkan dapat dilakukan lebih cepat.

“Hampir semuanya. Di kecamatan terbentuknya ini yang ke-20. Jadi semua kecamatan. Nanti kan rata-rata ada yang di kantor kecamatan. Rata-rata ya. Yang Tenggarong kan spesial lah, biar tidak mengganggu pemerintahan. Ada tempat yang memang strategis yang di sini kita tetapkan,” tandasnya.

Dengan adanya posko khusus tersebut, aktivitas relawan di Tenggarong tidak perlu bergantung pada fasilitas kantor pemerintahan. Lokasi yang strategis diharapkan dapat mendukung koordinasi sekaligus mempercepat mobilisasi relawan ketika terjadi karhutla maupun bencana lainnya.(Adv/diskominfokukar/Rian)