Senin, 19 Oktober 2026 14:59 WITA

Kukar Targetkan Persiapan MTQH XLVI Rampung Bertahap, Venue Mulai Dicek November

Senin, 19 Oktober 2026 14:59 WITA

ekda Kukar, Sunggono bersama Wakil Ketua I LPTQ Kaltim, Abdul Khaliq. (Foto: Rian)
ekda Kukar, Sunggono bersama Wakil Ketua I LPTQ Kaltim, Abdul Khaliq. (Foto: Rian)

ZONAKALTIM.ID, KUTAI KARTANEGARA – Sejumlah persiapan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) XLVI tingkat Provinsi Kalimantan Timur. Dari sisi perencanaan dan teknis, kesiapan penyelenggaraan telah mencapai sekitar 80 persen, sementara penyelesaian arena perlombaan dan infrastruktur pendukung menjadi perhatian berikutnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, menyampaikan perkembangan tersebut seusai mengikuti audiensi bersama pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Kalimantan Timur di Sekretariat LPTQ Provinsi Kaltim. Pertemuan itu menjadi kesempatan untuk menyampaikan rencana penyelenggaraan sekaligus menyelaraskan persiapan dengan masukan dari pihak provinsi.

“Secara konsep dan teknis, persiapan kita sudah berada di kisaran 80 persen. Namun, masih ada beberapa hal yang harus dituntaskan, khususnya koordinasi dan kesiapan sarana, mulai dari arena utama hingga venue perlombaan lainnya,” kata Sunggono, Senin (19/10/2026).

Untuk memastikan kesesuaian rencana dengan kondisi di lapangan, panitia MTQH tingkat Provinsi Kalimantan Timur dijadwalkan melakukan kunjungan ke Kukar pada 4 November 2026. Peninjauan tersebut akan mencakup lokasi-lokasi yang sebelumnya telah dipaparkan pemerintah daerah sebagai tempat pelaksanaan berbagai cabang perlombaan.

Ia menjelaskan, hasil pemeriksaan lapangan akan menjadi dasar untuk menentukan langkah lanjutan, terutama dalam penyelesaian kebutuhan fisik. Pemerintah daerah pun merencanakan pengerjaan infrastruktur pendukung dimulai pada minggu kedua November 2026, dengan tetap memperhatikan hasil verifikasi dari tim provinsi.

“Rencana yang kami sampaikan dalam audiensi pada prinsipnya sudah mendapat persetujuan. Sekarang tinggal menunggu pemeriksaan langsung di lokasi. Jika kondisi lapangan sesuai dengan pemaparan, kami berharap tidak ada perubahan berarti terhadap rencana yang telah disusun,” jelasnya.

Di sisi lain, Wakil Ketua I LPTQ Provinsi Kalimantan Timur, Abdul Khaliq, menilai koordinasi dengan pemerintah daerah dan pengurus LPTQ Kukar berjalan baik. Pembahasan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mengambil pelajaran dari pelaksanaan MTQ sebelumnya agar potensi kendala teknis dapat diantisipasi lebih awal.

Menurut Abdul Khaliq, catatan yang disampaikan dalam audiensi tidak menyangkut perubahan besar terhadap konsep penyelenggaraan. Masukan lebih diarahkan pada sejumlah detail teknis yang perlu diperhatikan panitia daerah demi mendukung kelancaran kegiatan.

“Secara umum tidak ada evaluasi mendasar. Kami hanya menyampaikan beberapa masukan teknis yang perlu diperhatikan. Hal-hal kecil seperti ini tetap penting karena jika tidak diantisipasi, bisa memengaruhi kelancaran pelaksanaan MTQH nantinya,” tutur Abdul Khaliq.

Ia menambahkan, kesiapan upacara pembukaan, kelayakan arena perlombaan, serta kesiapan dewan hakim menjadi beberapa aspek yang perlu dipastikan sejak awal. Persiapan seluruh unsur tersebut dinilai penting untuk menunjang pelaksanaan MTQH XLVI agar berlangsung tertib dan sesuai dengan standar penyelenggaraan tingkat provinsi.

Melalui koordinasi antara Pemkab Kukar dan LPTQ Provinsi Kalimantan Timur, berbagai kebutuhan penyelenggaraan diharapkan dapat diselesaikan sesuai tahapan. Peninjauan pada November mendatang menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan kesiapan venue sekaligus memperkuat kesiapan Kukar sebagai tuan rumah MTQH XLVI tingkat Provinsi Kalimantan Timur.(Adv/diskominfokukar/Rian)