ZONAKALTIM.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Kartanegara (Dinkes Kukar) menyiapkan pemeriksaan kesehatan secara berkala bagi para relawan yang terlibat dalam kegiatan di lapangan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan relawan tetap terpantau selama menjalankan tugas.
Contohnya para relawan Kebakaran Hutan dan Lahan (Kerhutla) yang berada di Posko Bantuan Sukarela Kebakaran dan Bencana Sangaji (Balakarcanas) di Kelurahan Baru, Tenggarong.
Kepala Dinas Kesehatan Kukar, Ismi Mufiddah, mengatakan pemeriksaan kesehatan akan dilakukan secara terjadwal, termasuk pemberian vitamin kepada para relawan. Distribusi vitamin saat ini masih menunggu bantuan dari salah satu perusahaan obat.
“Setelah mereka melakukan tugas, mungkin setiap dua minggu atau satu bulan dilakukan pemeriksaan kesehatan. Termasuk distribusi vitamin. Vitaminnya besok kita baru dapat bantuan dari salah satu perusahaan obat. Jadi kita juga akan distribusikan ke relawan-relawan,” kata Ismi, saat ditemui oleh awak media usai acara tersebut, Selasa (22/09/2026).
Dalam pelaksanaannya, Dinkes Kukar menyiapkan tiga tenaga kesehatan untuk melakukan pemeriksaan. Tenaga tersebut terdiri dari dokter umum dan tenaga kesehatan lainnya yang dijadwalkan secara bergantian agar pelayanan di puskesmas tetap berjalan.
“Kebetulan tiga orang diturunkan. Ada dokter umum, kemudian ada tenaga kesehatan. Rata-rata tiga orang untuk kegiatan seperti ini,” lanjutnya.
Ia menjelaskan, tenaga kesehatan tidak akan berjaga setiap hari di lokasi kegiatan. Pemeriksaan akan dilakukan berdasarkan jadwal yang telah disusun sehingga tidak mengganggu pelayanan rutin di puskesmas.
Pemeriksaan yang diberikan bersifat skrining untuk mengetahui kondisi kesehatan umum relawan. Pemeriksaan meliputi tanda-tanda vital, gula darah, kolesterol hingga pemeriksaan cepat lainnya.
“Yang diperiksa itu tanda-tanda vital, kemudian pemeriksaan rapid atau pemeriksaan cepat, tes gula darah, tes kolesterol, seperti itu. Jadi bukan pengobatan, tapi cek kesehatan,” jelasnya.
Jika ditemukan indikator kesehatan yang berada di atas standar, relawan akan diarahkan untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut di puskesmas. Apabila kondisi membutuhkan penanganan lanjutan, pasien dapat dirujuk ke rumah sakit.
Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya Dinkes untuk memudahkan akses layanan kesehatan bagi relawan, terutama mereka yang menjalankan aktivitas di wilayah yang jauh dari pusat pemerintahan kabupaten.(Adv/diskominfokukar/Rian)




