Rabu, 16 September 2026 13:59 WITA

Kabut Asap Menebal, Bupati Kukar Imbau Warga Gunakan Masker dan Ingatkan Harga Tetap Wajar

Rabu, 16 September 2026 13:59 WITA

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri.(Foto:Rian)
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri.(Foto:Rian)

ZONAKALTIM.ID, KUTAI KARTANEGARA – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, mengimbau masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan menyusul kondisi kabut asap yang terlihat semakin tebal. Pemerintah daerah juga meminta pihak yang menjual masker tidak memanfaatkan meningkatnya kebutuhan masyarakat dengan menaikkan harga secara tidak wajar.

Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah perlindungan bagi masyarakat dari paparan asap yang dapat dirasakan saat beraktivitas di luar ruangan. Menurutnya, penggunaan alat pelindung diri berupa masker menjadi salah satu upaya yang dapat dilakukan masyarakat dalam kondisi kualitas udara yang sedang terganggu.

“Tentunya kami atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara mengimbau kepada seluruh pihak bisa menggunakan alat pelindung diri berupa masker ketika beraktivitas di luar ruangan,” ujar Aulia saat ditemui oleh awak media, Rabu (16/09/2026).

Ia mengatakan kondisi kabut asap saat ini cukup terlihat secara kasat mata. Bahkan, keberadaan asap tersebut mulai dirasakan ketika masyarakat melakukan aktivitas tanpa menggunakan alat pelindung diri.

“Secara kasat mata kita melihat kabut asap begitu tebal dan pernapasan kita agak terasa. Memang ketika kita tidak menggunakan alat pelindung diri, agak terasa ada asap yang masuk,” katanya.

Seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap masker, pemerintah daerah turut mengingatkan para penjual maupun pihak yang memiliki akses terhadap alat pelindung diri tersebut agar tetap menjaga kewajaran harga. Pemerintah tidak ingin kondisi tersebut dimanfaatkan untuk mengambil keuntungan secara berlebihan.

“Karena meningkatnya kebutuhan akan alat pelindung diri berupa masker ini, maka kami mengimbau kepada seluruh pihak yang memiliki akses atau memiliki masker untuk menjaga agar masih menjual masker ini di harga yang wajar,” jelasnya.

Selain persoalan harga, pemerintah daerah juga memberikan perhatian terhadap potensi penimbunan masker. Ia menegaskan pihaknya akan mengambil langkah apabila ditemukan adanya pihak yang sengaja menimbun masker atau menjualnya melampaui batas harga yang telah ditetapkan.

“Kami tidak segan-segan dari pemerintah daerah ketika ada pihak-pihak yang hari ini berupaya untuk menimbun masker. Kedua, berupaya untuk menjual masker di luar harga kewajaran karena semua sudah ada Harga Eceran Tertingginya,” tegasnya.

Untuk memastikan ketentuan tersebut berjalan, pemerintah daerah melalui dinas dan badan terkait akan melakukan pengawasan di lapangan. Langkah tersebut ditujukan untuk mencegah terjadinya praktik penimbunan maupun penjualan masker dengan harga yang tidak sesuai kewajaran.

“Maka kami dari pemerintah daerah melalui dinas/badan terkait akan melakukan penindakan tegas terkait dengan hal ini,” timpanya.

Oleh sebab itu, ia berharap kondisi kabut asap yang melanda wilayah Kukar dapat segera berakhir sehingga masyarakat kembali dapat beraktivitas dengan kondisi udara yang lebih baik. Pemerintah daerah juga mengajak seluruh pihak ikut menjaga kesehatan dan mengikuti imbauan yang telah disampaikan.

“Kita berharap musibah ini bisa cepat berlalu dan kualitas udara kita bisa kembali normal lagi,” pungkasnya.(Adv/diskominfokukar/Rian)